السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Kamis, 20 Juni 2024

ANALOGI MUSIBAH BERULANG

Ulama memberikan analogi: bahwa ada seorang pemuda mengiris tаngаnnуа lаlu bеrtеrіаk mіntа tоlоng agar diоbаtі, mаkа dаtаng ke оrаng untuk mendapat pengobatan kemudian dіbаlut lukanya. Setelah selesai diobati, si pemuda mengiris kembali tangannya yang lain dan kembali teriak-teriak minta tolong. Maka datang lagi ke dokter untuk berobat dan membalut luka irisannya tadi. Setelah selesai dibalut dan diobati, kembali lagi ia mengiris tangannya, luka lagi, teriak lagi minta tolong lagi.

Maka kata ulama menolong orang yang seperti ini tidak ada gunanya. Justru yang harus kita lakukan adalah menghentikan perbuatannya mengiris-ngiris tangannya, agar ia berhenti.

Umat hari ini seperti itu, bencana datang kita cuman kirim uang makanan dan sebagainya, tapi sumber maslahnya tidak kita pikirkan. Nanti mereka berbuat dosa lagi, maka musibah datang lagi, teriak teriak lagi minta tolong, begitu terus jadinya.

Hentikan umat dari perbuatan dosa maka nanti musibah akan terhenti, ini yang penting. Yakinkan bahwa segala musibah yang terjadi ini asbab dosa dosa kita.

Share:

0 comments:

Posting Komentar

TERIMA KASIH, DAN SELAMAT DATANG