السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Mei 2017

PUISI WADAW

Waktu itu,
Saat bulan dan bintang tidak dalam satu malam

Terdapatlah sepasang kekasih,
Mereka saling mengisahkan semua hal yang baik-baik kecuali yang tidak 😁.

Mereka bercerita tentang langit dan bumi sekaligus,
Tentang baik dan buruk sekaligus,
Tentang dunia dan akhirat sekaligus...
Begitu menggelegar.

Sungguh, nyatanya...
Tepat dibawah mereka ada seekor kura-kura dalam tempurung, yang merasa terusik,
Lalu menggumam;
"Saat banyak orang sibuk mencari kata-kata untuk diucapkan,
Aku malah terlalu banyak kata tapi tak pernah mampu terucap.
Engak tau kalo bulan depan.
Ditunggu aja!"😁

Ddddwworrrr..

Lalu diantara itu semua,
Datang sebuah hawatif,
Suara yang entah dari mana cuntrungannya,
Mungkin itu suara malaikat Rahmah,
Dengan kalimatnya yang saaangaaat panjang Dia berkata:
Waddawwwwwwwwwwwww

😁😁😁
Share:

Kamis, 02 Februari 2017

HAMBA TUHAN

Tuhan,,, jantung hamba Tuhan...

Seolah hamba butuh semuanya untuk sekedar sendirian,
Namun, hamba tak butuh siapapun untuk selalu beramai-ramai....

Tuhan,,, tolong jangan sebut ini anomali Tuhan.
-
Hamba, ini sepenuhnya hamba...

Tuhan,,, kepada siapa Tuhan?
Kepada merekakah yang untuk menyebutMu saja, mereka masih butuh budaya, tradisi, golongan, kelompok, ras, suku dan lain-lain?

Tuhan,,, Hamba Manusiawi Tuhan.

HambaMu, dengan sepenuh harapan.

"Allahummaghfirlii dzunubii waliwalidayya warhamhumaa kamaa robayaani shoghiiraa"


Yogyakarta: 26-09-2016
Share:

ALLAH ADALAH ALLAH

Allah itu gak "hidup," juga gak "mati",
Karena Allah adalah Allah.

Allah itu gak "besar," juga gak "kecil',
Karena Allah adalah Allah.

Allah pun gak "Indah," juga gak "Peot",
Sekali lagi,,, karena Allah adalah Allah.

Lalu apa??....

Sebab,,, hidup dan mati hanya simbol ketidak-abadian.
Sebab,,, besar dan kecil, hanya pengukur segala kenaifan,
Sedangkan Allah adalah yang tak dapat kau pikirkan sama sekali.
Sebab,,, indah dan peot, hanya klaim anomalik penuh jarak,

Sementara Allah ada di mana-mana tanpa harus ke mana-mana.

Dan.... Allah adalah Allah,

Yang ke-Kuasaan-Nya sama dengan ke-tidak-Kuasaan-Nya,
Yang ke-Agungan-Nya sama dengan ke-tidak-Agungan-Nya,
Yang perintah-Nya sama dengan apa yang dilarang-Nya,
Yang kasih-sayang-Nya sama dengan apa yang dibenci-Nya,

Tentu.... Allah adalah Allah,
Dengan sebab-sebabnya yang tak mungkin terbatas dan tak dapat dibatasi.

---------------------------------------

Atau okelah....
Allah itu maha hidup dan gak kan pernah mati,
Karena Dia lah sang kreator semesta jagad raya ini,
Tatapi, apakah demikian itu penting bagi Allah?


baiklah....
Allah juga maha besar tanpa boleh dikecilkan,
Karena Dia yang mengatur dan pengendali segala-sesuatu,
Namun, bukankah bagi Allah gak ada yang mustahil?

--

Allah pun maha indah lepas dari segala kepeotan,
Karena tangan dan wajah-Nya berbeda dengan manusia-Nya,

Terus,,, ada apa dengan antum ini.....???????
Oleh karena itu.... Allah adalah Allah.


Februari, 12, 2016

‪#‎inspirasi‬ apak-calapak
Share:

ANUGERAH

Pernah menunggu malam,
Pagi-pagi berbagi dan ternyata mash disini saja.

Tetap menunggu hari itu,
sebenarnya bukan tentang hitam-putih tapi cahaya seperti adanya.

so,,, gelap bukanlah gelap oleh cahaya-Mu
baik-buruk sama dengan cahaya-Mu yang tak mungkin cuma sepenting itu.

Seperti yang ada,
hitam-putih hanya hujjah mengobati asmara, yang "cinta"Nya tak begitu ada.

Aku dan aku-MU, kabulkanlah.......
khilaf"nya" dan Tulus-MU, Terangilah......

seperti seharusnya,
kau dan aku adalah tentang kedekatan kita.

persamaan kita, karena kita kadang bisa di atas atau bisa saja di bawah.
kalian adalah hitam dan gelap yang bercahaya

jadi,
yang merah, memerahlah,,,
yang biru, membirulah,,,
hingga pada akhirnya aku pun tak butuh cahaya-MU lagi....!!!!


#inspirasi hallo tante, hallo babi= SLANDEN*- 2014
Share:

SEPERTI ADA

Dunia ini, tentang dimana aku, dia, mereka dan diri-Nya,
menjadi seperti "ada".

kita bagai keagungan dalam kedudukan terbawah, teratas dan apa adanya.

Kita gak benar-benar memiliki apapun,
Kita dan tawa,
Kita dan sedih
Kita dan harap,

Kita dan bahagia
Kita dan indah,
Segalanya hanya sebenar-benarnya andai.

Kita tak pernah mungkin sama,
hakku hanyalah tujuanku yang sesedrhana Tuhan.

Dan tak seperti matahari,
yang tak butuh apapun untuk menyinari semesta.
Aku lebih seperti bunga yang butuh cahaya,
menghendaki malam berikut embun yang menghujan.

Aku adalah kematian yang berasa,
ditangan gerombolan pengais inginku diarak oleh kenangnya.
Bagai dalam hujan, hasratku dan hasrat mereka berbeda dengan indah.

Konon dunia ini, kehidupannya adalah kematiannya,
Sedang kematiannya sama dengan kehidupan sesungguhnya.

Apa kebanggaan kita,
Apa kesombongan kita,
Apa kejayaan kita,
Artinya aku dan mereka hanya anai-anai tujuan kasih Tuhan.


17, Februari, 2016
Share:

TAUHID CINTA

Ini tentang titipanmu yang tak ku mau,
Tentang masa depanku,
Hanya masa lalu bagimu, dan aku pernah di situ


Berteriaklah sebisamu...
Mengeranglah sesukamu...
Biarlah semua mengaduh,
Mengeluh bahkan menuduh


Ku tak perduli,
Kau Malaikat atau Iblis,
Cintaku tak ada definisi untuk itu


Sebab, Malaikat pun pernah menggerutu,
Sebab, Iblis simbol ke"tauhid"an cintaku
Share:

AWAL BIASA

Dia, seperti biasa
Dan, memang biasa-biasa saja.


Awalnya,
Dari hati hingga mata,
Dari telinga hingga mulut,
Dari kaki hingga rambut,
Kau bukan sisi apa-apa,
Bahkan kau tak pernah tampak dimana aku kemana-mana.

Hingga kini, luar biasa....
Kau bagai segalanya,
Mata, hati seolah hanya tercipta untuk kau lihat,
Mulut dan telinga tak henti-hentinya menunggu tuk kau sapa,
Kaki serta pikiranku terus ingin menujumu.
Engkaukah itu????

Aku pendosaMu, Tuhan,,,
Meski aku tak seserakah itu.
Aku pendosamu, tuan,,,
Tak rela aku tanpanya seandainya kau larang.
Aku pendosamu, kawan,,,
Kamu adalah kamu meski nyata-nyata daku telah mengusikmu dalam diam.
Aku pendosamu, sayang,,,
Inilah "anugrah" yang dapat ku persembahkan,
Tidak hanya buatmu tapi juga untuk keabadian.

21-09-2016
Share:

Rabu, 01 Februari 2017

MALAM

Sebab malam
kekasihku, selalu kaulah sebuah penderitaan
batinku beramai-ramai dalam bimbang
semakin dalam seiring usia tua semesta alam, hingga akhir.

Sebab malam
sepertiku mati bahkan terabaikan,
mengiringi nasib tumbang sumbang sebab suara Mikail

Namun, bahagia yang mana saat aku kaya?
lalu, penderitaan siapa ketika aku miskin?
atau mungkin hanya akan ada datang sebelum pernah pergi?

selalu menjadi mungkin...!

Aku yang pernah tulus...!

Aku,,,,,,
muasal datang lalu pergi
: adalah kebencian

muasal datang yang pergi
: adalah keraguan

muasal datang dan pergi
: adalah kebohongan

tak patutkah aku meraba jejak?
sekedarnya saja...
aku telah mengahafalkan semua, tanpa mampu melafalkan
desahku kelimpungan,
untuk segenggam tawa saja, aku harus semenderita ini.


Bantulah hamba Tuhan

genggamku tetap kosong

meski batinku makin liar

akulah satu langkah yang menjauhkan-MU
Berilah hamba langkah selanjutnya..........


Jogjakarta: 16-09-2016
Share:
TERIMA KASIH, DAN SELAMAT DATANG